Wednesday, July 19, 2006

is there any other clues...

Apakah yang membuat seseorang berbeda dengan orang yang lain..? beberapa orang pernah menanyakan hal tersebut kepadaku. Entah mengapa mereka menanyakan hal tersebut kepadaku, tapi aku justru tidak tertarik tentang mengapa mereka menanyakan hal tersebut, dan apa hal-hal yang membuat mereka jadi menanyakan hal tersebut. Tapi yang membuat aku jadi tertarik adalah apa yang ada di balik pertanyaan tersebut.
sejenak, aku merenungkan mengapa dia sampai bertanya tentang hal tersebut... lalu kupikir : ah... dia khan lebih mahfum daripada diriku, dan ilmunya pun lebih dalam daripada ilmuku, seharusnya dia tidak perlu mengatakan hal tersebut kepadaku. lagipula..., dalam hal yang sederhana, sebenarnya pertanyaan tersebut tidaklah perlu untuk diperdebatkan, karena memang satu orang dengan orang yang lain, pastilah ada bedanya. bahkan, untuk anak-anak yang dilahirkan kembar berapapun, pastilah ada bedanya, sekecil apapun.
hhhfffff....., memang jadi bahan pembicaraan yang sangat panjang, apabila hal yang sederhana ini menjadi bahan diskusi... hhhhfffff... dan hal ini tidak akan pernah bisa berhenti untuk didiskusikan. Namun, cobalah bila kita menilik kembali apa-apa yang sudah diajarkan pada diri kita selama ini, adakah hal-hal yang membuat kita berbeda antara satu manusia dengan manusia yang lain?? Mari kita lihat bersama-sama :
- Kita punya mata untuk melihat, mereka juga punya mata
- Kita punya telinga untuk mendengar, mereka juga punya telinga
- Kita punya hidung untuk mencium, mereka juga punya hidung
- Kita punya "rasa" untuk merasakan, mereka juga punya
- Kita dibekali dengan banyak hal, begitu juga mereka...
tapi... mengapa kita jadi berbeda???? Adakah yang tahu mengapa?????

Sunday, July 02, 2006

is this how it feel??

(small note on the beggining of transition of the semester...)

semester pendek ... waktu-waktu yang kadang bisa sangat berarti bagi satu orang, namun juga berarti lain bagi sebagian yang lain. Namun memang inilah yang kadang menjadi terasa hambar, tidak ada "jiwa" yang tercakup di dalamnya, dan akhirnya hanya menjadi sebuah rutinitas yang tidak akan pernah berhenti. Sunggu jadi sebuah hal yang sangat ironis, bila di semester pendek ini hanya akan jadi sebuah ajang untuk mempercepat kelulusan mahasiswa, namun entah bagaimana dengan kualitas yang mereka peroleh nantinya. Akahkan mereka bisa mempertahankan apa-apa yang mereka pelajari? ataukah lewat begitu saja? yahh... wallahu a'lam... kita lihat saja nanti seperti apa jadinya ...

memang... menghadapi hal semacam itu bagaikan buah simalakama, diperlakukan seperti ini salah, diperlakukan seperti itu salah, hasilnya pun jadi salah, dan semuanya jadi serba salah. Tapi ya mau bagaimana lagi?? semuanya sudah berjalan seperti itu adanya... hanya tinggal do'a saja yang dapat dilakukan ...

Dan, apakah memang begini rasanya? di saat sebuah ketegasan diperlukan, di saat sebuah nama dipertaruhkan, di saat semuanya jadi sangat berarti, teramat berarti, justru benturan-benturan yang diperoleh. Beginikah rasanya jika kita menginginkan adanya sebuah "nilai" dan "kebaikan", terasa berat sekali untuk digapai.... salah satu keagungan yang ada dalam diri seorang manusia : ada satu hal yang dinamakan "rasa", yang dapat digunakan untuk menimbang satu hal yang lain. Tapi ya itulah uniknya... kita manusia punya kemampuan itu, namun kadang kita sendiri tidak menempatkan diri kita untuk memiliki kemampuan itu...
Memang kadang merupakan urusan yang aneh dengan makhluk yang namanya manusia... karena masing-masing dianugerahi dengan adanya kemampuan yang bernama "rasa" tadi, maka masing-masing akan bergerak dengan "rasa" yang dimilikinya.
Ah... apa yang dapat kuperbuat saat ini...??? semoga Allah ta'ala memberikan jalan hidayah agar para pemilik "rasa" tersebut dapat bergerak dalam naungan-Nya, hanya dengan satu tujuan : untuk mencari ridha-Nya semata... Ya Allah... kami berjalan di muka bumi ini atas kehendak-Mu, mohon ridhai setiap langkah kami agar kami dapat menjadi seperti apa yang Engkau inginkan : menjadi khalifah-Mu di muka bumi... amin...